Home | Kesehatan | Info Kehesatan | Fakta Penting Tentang Serangan Jantung Koroner

Fakta Penting Tentang Serangan Jantung Koroner

jantung bengkak, obat herbal jantung bengkak

Jantung Koroner menyebabkan kerusakan permanen otot jantung

Apakah Anda pernah merasakan nyeri dada saat istirahat ? Apakah ini termasuk kedalam serangan jantung yang mematikan ? Mau tau jawabannya, kita simak mengenai organ jantung terlebih dahulu ya.

Sebagai organ yang bekerja keras, jantung memiliki sistem peredaran darah sendiri. Diibaratkan seperti tangki yang tidak menggunakan bensin yang dibawanya, jantung tidak memperoleh suplay darah langsung dari darah yang dipompanya. Sel-sel jantung yang memperoleh manfaat langsung dari darah yang dipompanya hanyalah yang berada tidak lebih dari permukaan dalam jantung. Oleh karena itu darah terlebih dahulu dipompa keluar jantung, baru disalurkan ke jantung itu sendiri melalui sistem peredaran khusus. Susunan pembuluh daah jantung ini disebut pembuluh darah koroner karena menyerupai mahkota.

Walaupun berat jantung hanya seperdua ratus (0,5%) berat tubuh tetapi memerlukan sekitar seperdua puluh (5%) dari darah mengair dalam tubuh. Dari satu segi ini berarti jantung memerlukan zat makanan sebanyak 10 kali lipat dari organ tubuh lainnya. Organ tubuh ini menyerap 80% dari oksigen darah yang mengalirinya dibandingkan dengan 30% oleh organ tubuh lainnya. Jantung bekerja memompa darah tanpa perintah dari otak sadar. Untung saja begitulah peraturan yang Tuhan ciptakan. Sebab jika tidak jantung akan berhenti bekerja sewaktu kita tidak sadarkan diri, tertidur lelap atau lupa.

Kekuatan otot jantung hanya dapat disaingi oleh otot rahim seorang ibu yang sedang melahirkan bayinya. Berbeda dengan jantung, otot rahim tidak bekerja siang dan malam selama puluhan tahun usia manusia. Sebenarnya jantung tidak bekerja sekeras yang kita bayangkan sebab organ ini beristirahat disetiap denyutan. Normalnya jantung berdenyut selama 0,3 detik lalu istirahat selama 0,5 detik. Disamping itu jantung berdenyut lebih sedikit sewaktu kita tidur . Diperkirakan sewaktu bekerja selama 70 tahun jantung beristirahat selama 40 tahun.

Pembuluh darah terbesar pada jantung berukuran lebih kecil daripada batang pensil standar. Pembuluh ini selanjutnya akan membentuk cabang-cabang lebih kecil keseluruh bagian jantung. Disamping pembuluh darah yang pergi menuju otak, pembuluh koroner akan sangat peka terhadap proses penyumbatan. Jika tersumbat, akan terjadi serangan jantung yang diikuti oleh rusaknya bagian jantung yang disuplai oleh pembuluh darah yang tersumbat itu. Penyumbatan ini bisa jadi diakibatkan oleh penebalan dindingnya atau tersangkutnya gumpalan darah yang terbawa oleh arus darah pada bagian pembuluh darah yang menyempit.

Tingkat kerusakan  yang timbul sangat ditentukan akibat sumbatan aliran darah ke jantung sangat ditentukan oleh ukuran dan posisi pembuluh darah yang tersumbat. Bagian jantung yang mati bisa mencapai 20 persen yaitu kira-kira sebesar kelereng jika serangan jantung bersifat ringan, dan 60-70 persen yaitu sebesar setengah ukuran bola tenis jika serangan jantung itu parah. Banyak korban serangan jantung yang tetap hidup walaupun kapasitas jantungnya telah sangat berkurang sampai 30 persen atau bahkan tinggal 20 persen dari kapasitas asalnya.

Seragan jantung bisa jadi dapat terasa oleh si penderita bisa juga tidak . Serangan itu boleh jadi tidak terasa jika yang tersumbat hanya pembuluh yang kecil dan bagian jantung yang rusak hanya sebesar kacang tanah. Untuk membuang sel-sel yang mati akibat serangan jantung ringan seperti itu, tubuh membutuhkan waktu 2 minggu.

Jantung tidak memiliki kesanggupan membentuk sel otot baru untuk menggantikan sel yang telah mati sehingga spasi yang tadinya diisi oleh sel yang telah mati itu akan diisi oleh sel yang lain jenisnya. Sel-sel baru jenis lain ini akan membentuk bekas luka arau parut.

Boleh jadi Anda pernah merasakan sakit yang sangat menusuk didaerah jantung sewaktu sedang duduk , namun janganlah panik. Rasa sakit itu bukan ditimbulkan oleh serangan jantung. Kemungkinan ini disebabkan karena kebanyakan makan. Sebab, rasa sakit yang ditimbulkan oleh kelainan pada jantung hanya akan terjadi sewaktu Anda sedang bekerja berat, tertekan batin atau sedang mengalami gejolak emosi.

Lalu Bagaimana Cara mengulangi Peluang Serangan Jantung ? Silahkan Simak pada artikel Kami DISINI.

 

 

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Scroll To Top