Home | Informasi Penyakit | 6 Penyebab Jantung Berdebar-debar

6 Penyebab Jantung Berdebar-debar

Semua orang pasti pernah merasakan jantung berdebar-bedar, penyebab jantung berdebar yang Anda rasakan bisa di akibatkan berbagai hal seperti melakukan hal yang memacu adrenalin, stress tinggi, cemas dan sebagainya. Tapi pada kesempatan ini, yang akan kita bahas adalah penyebab jantung berdebar yang berhubungan dengan penyakit jantung yang dikenal sebagai penyebab kematian tertinggi didunia.

penyebab jantung berdebar debar

Jantung berdebar (palpitasi) jantung adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan detak jantung yang tidak normal. Jantung berdebar dapat disebabkan oleh kebocoran katup jantung, gangguan irama jantung di salah satu bilik jantung serta penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan jantung berdebar lebih cepat. Secara umum penyebab jantung berdebar-debar bisa di kelompokan sebagai berikut:

Penyebab Jantung Berdebar-debar Kencang

1. Ketidakseimbangan Elektrolit – Elektrolit merupakan mineral dalam tubuh kita yang meliputi: kalsium, klorida, magnesium, fosfat, kalium, dan natrium. Jika salah satu mineral ini tidak seimbangan (terlalu banyak atau terlalu sedikit) maka tubuh kita akan mengalami masalah salah satunya jantung berdebar-debar.

2. Tiroid yang terlalu aktif (Hipertiroid) – Hal ini terjadi ketika kelenjar tiroid Anda menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, yang mempercepat metabolisme tubuh dan menyebabkan detak jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah atau cepat marah.

3. Stimulasi berlebihan dari Sistem Saraf parasimpatis – Saraf ini mengontrol dan mengatur organ internal dan kelenjar (terutama fungsi pencernaan, buang air besar, buang air kecil, air liur, dan gairah seksual.) Stimulasi tidak normal saraf ini (terutama saraf Vagus yang melalui perut dan jantung) dapat disebabkan oleh:

  • Stres dan Rasa Cemas dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh (kortisol mendukung berbagai fungsi kardiovaskular dalam tubuh).
  • Gangguan pencernaan seperti kembung.
  • Kekurangan Alkaline.
  • Ketidakseimbangan otot dan / atau postur tubuh yang buruk juga dapat mengiritasi saraf vagus.

4. Aktivitas sistem saraf simpatis yang berlebihan – Hak ini lebih sering terjadi karena disebabkan oleh stimulasi yang berlebihan dari system saraf parasimpatis tetapi sering juga disebabkan oleh:

  • Gangguan panik
  • Hipoglikemia – gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal
  • Hypoxia – keadaan dimana jaringan tubuh kita mengalami kekurangan oxygen
  • Penggunaan Antihistamin – obat yang sering digunakan untuk mengobati sejumlah kondisi kesehatan seperti alergi
  • Prolaps katup mitral – kerusakan katup jantung yang ditandai dengan penutupan katup mitral yang salah

5. Peningkatan volume peredaran darah – Ada sejumlah penyebab meningkatnya volume peredaran darah, tetapi penyebab utama adalah:

  • Olahraga berat
  • Anemia
  • Kehamilan

6. Detak jantung tidak beraturan – Detak jantung tidak beraturan dapat menyebabkan jantung berdebar-debar, tapi tidak semua jantung berdebar disebabkan oleh denyut jantung yang tidak teratur. Beberapa jenis detak jantung tidak beraturan meliputi: kontraksi dini atrium, kontraksi dini ventrikel, atrial fibrilasi, takikardia supraventricular, takikardia ventrikel, dan fibrilasi ventrikel.

Demikianlah beberapa penyebab jantung berdebar kencang dari biasanya yang harus tetap kita perhatikan. Jika Anda mengalami jantung berdebar-debar terus selama berhari-hari segera berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan jantung Anda. Anda juga bisa mengkonsumsi obat jantung berdebar untuk mengurangi bahkan menghilangkan masalah jantung berdebar yang Anda rasakan.

Scroll To Top