Ada Apa dibalik Kursi Nyaman Anda, Waspadalah !

serangan jantung bisa timbul pada orang yang terlalu banyak duduk
serangan jantung bisa timbul pada orang yang terlalu banyak duduk

Waspadalah Pembunuh Yang Mengintai Dibalik Kursi Nyaman Anda

jantung koroner sembuh dengan icp capsule
jantung koroner

Pernahkan Anda mendengar berita teman Anda yang mengalami mati mendadak karena  serangan jantung tiba-tiba , padahal sebelumnya terlihat nampak sehat tidak pernah bolos kerja ? Pernahkah Anda memperhatikan kebiasaaan orang sekarang diperhatikan kesehariannya mungkin hampir mirip seperti cerita seperti Pak Budi. Pak Budi (bukan nama sebenarnya), pria berusia 35 tahun, ia bekerja sebagai customer service di sebuah perusahaan telekomunikasi. Setiap hari Senin sampai Jumat, Pak Budi  bekerja dari jam 07.00 sampai 16.00. Letak kantor yang berada di pusat kota membuat Andi harus melewati kemacetan setiap berangkat ataupun pulang kantor. Setiap hari dia harus berangkat pukul 06.00 mengendarai mobil dan terjebak dalam rutinitas kemacetan bersama pengendara mobil lain yan juga sedang berangkat menuju kantor masing-masing. Untuk mengejar absen pagi, Pak Budi memarkirkan mobil sedekat mungkin dengan pintu masuk kantornya. Begitu sampai di kursi kerjanya, diapun harus duduk standby dari pagi hingga sore. Karena banyaknya jumlah customer yang harus dia layani, Pak Budi  hanya dapat beranjak dari kursinya pada saat jam istirahat. Dibanding harus berjalan menuju kantin ataupun restoran yang berada di sekitar kantor, Pak Budipun lebih memilih memesan makanan delivery order dan menunggu makan siang diantar hingga ruang makannya. Setelah jam istirahat siang, Pak Budi  pun kembali duduk menjalani kewajibannya hingga sore hari. Saat pulang kantor, Pak Budi lebih memilih untuk tidak langsung pulang agar terhindar dari kemacetan. Dia memilih untuk olahraga di fitness center yang terletak di dalam mall yang tidak jauh dari kantornya. Sesampainya di rumah, Pak Budi pun bercengkerama bersama keluarga. Makan malam bersama kemudia menonton TV untuk melepas penat sebelum tidur. Begitulah rutinitas yang pak Budi jalani setiap hari.”

Adalagi cerita lain “ D” (bukan nama sebenarnya), seorang pria berusia 34 tahun, bekerja sebagaia progemmer di suatu perusahaan IT. Dalam kesehariannya, dia bisa menghabiskan waktu untuk duduk di depan computer hingga 8 jam perhari menjalankan tugasnya sebagai progemmer. Karena begitu cintanya dengan pekerjaannya, saat jam istirhaat pun dia lenih memilih untuk tetap berada di depan komputernya. Untuk menghilangkan rasa laparnya, dia lebih memilih untuk memesan delivery order dari restoran cepat saji. Selepas jam pulang kantor, “D” juga tak kunjung pulang. Dia tetap berada di depan komputernya untuk mengerjakan bisnis online yang dia jadikan sebagai sambilan. Saat jalanan sudah tidak macet, Adin barulah pulang untuk kembali bercengkerama dengan keluarga. “D” hanya sempat berolahraga di akhir pekan.”

Mungkin, banyak di antara kita yang mengalami keseharian yang mirip dengan Andi ataupun Adin. Sebagian besar orang pasti sudah mengetahui bahwa gaya hidup yang dilakukan oleh Adin sangat berisiko untuk kesehatannya. Banyak orang yang menganggap kegiatan Andi yang sudah rutin olahraga tersebut merupkana gaya hidup yang sehat. Anggapan itu SALAH.

Penelitian yang di publikaisikan tahun 2009 menunjukkan bahwa duduk lebih dari 3 jam perhari akan meningkatkan risiko kematian akibat berbagai penyakit hingga dua kali lipat dan tanpa di pengaruhi seberapa banyak berolahraga. Dengan kata lain, seberapa rutinpun anda berolahraga, anda tetap memiliki risiko kematian dua kali lebih besar jika anda duduk terus menerus selama lebih dari jam 3. Tenyata, rutin olahraga saja tidak cukup untuk membuat kita terhindar dari penyakit. Jika kita terlalu lama duduk, manfaat dari olahraga rutin tidak dapat menetralkan efek buruk dari duduk terlalu lama.

Banyak orang sudah menyadari bahwa kurang olahraga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit salah satunya adalah serangan jantung koroner. Tapi, bahaya yang mengintai akibat terlalu lama duduk memang belum disadari oleh banyak orang.

Banyak orang beranggapan bahwa terlalu banyak duduk itu sama dengan kurang berolahraga. Ternyata, kebiasaan terlalu lama duduk yang sering disibut dengan istilah “sedenter” itu menimbulkan efek yang berbeda dengan kurang olahraga. Olahraga dan gaya hidup sedentary tidak seperti air dan api yang bisa saling menetralkan. Olahraga rutin tidak bisa menetralkan efek buruk dari gaya hidup sedenter.

Sedenter merupakan istilah dari bahasa latin yang berarti duduk. Istilah ini digunakan untuk menyebut gaya hidup atau perilaku duduk terlalu lama. Perubahan zaman memang membuat kita terjebak ke dalam gaya hidup sebentar ini. Di seluruh dunia, orang dewasa rata-rata duduk lebih dari 8 jam perhari. Di Indonesia, 6 dari 10 orang dewasa duduk terus menerus selama 3 jam perhari.

Kurang gerak bahkan bisa menimbulkan efek yang jauh lebih buruk dibandingkan kurang olahraga. Dalam hitungan jam, efek buruk kurang gerak dapat segera terjadi dalam tubuh anda. Sedangkan, kurang olahraga dapat mengganggu proses-proses di dalam tubuh jika itu terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Saat anda terlalu banyak duduk, mungkin anda hanya merasakan pegal, pusing, atau bosan. Namun sebenarnya di dalam tubuh anda, proses-proses buruk sudah terjadi meskipun anda tidak menyadarinya.

Efek buruk dari kebiasaan sedenter terjadi segera saat anda mulai duduk. Segera saat anda duduk, aktivitas listrik di otot tungkai anda langsung terhenti. Enzim penghancur lemak akan berkurang hingga 90% yang setara dengan empat kali lipat jumlah enzim penghancur lemak yang dapat ditingkatkan dengan olahraga. Pembakaran kalori pun akan berkurang 1 kalori permenit dibnadingkan saat anda beraktivitas ringan seperti berdiri.

Satu jam sejak anda duduk, kenaikan kadar kolestrol jahat (LDL) sudah mulai terjadi. Setelah dua jam anda duduk, kadar kolesterol baik (HDL) akan menurun sebesar 20%. Olahraga tidak bisa secepat itu dalam mempengaruhi kolestrol jahat dan kolestrol baik. Anda baru bisa mendapatkan efek peningkatan kolestrol baik setelah olahraga rutin minimla selama 8 minggu.

baca artikel kami selanjutnya : Inilah Penyebab Penyakit Jantung Yang Jarang diabaikan

Perilaku sedentary ini tidak hanya berefek buruk terhadap pengaturan lemak dan kolekstrol. Duduk terlalu lama dapat mengganggu pengaturan gula darah dengan cepat. Hanya dalam 24 jam, duduk terus menerus dapat menurunkan kemampuan kerja hormon insulin, hormon  pengatur gula darah, hingga hampir ¼ nya.

Itulah sebagian kecil efek buruk duduk yang dapat terjadi dengan cepat. Bahkan, efek buruk tersebut dapat menghilangkan manfaat olahraga yang sudah anda lakukan secara rutin. Tidak mengherankan jika orang yang lebih banyak duduk akna berisiko terkena berbagai penyakit.

Dalam jangka pendek, mungkin anda hanya akan merasakan beberapa keluhan sepele seperti nyeri otot, nyeri pinggang, dan mudah lelah. Perlahan tanpa anda sadari, lemak tubuh semakin menumpuk dan berat badan perlahan naik. Namun, hal yang paling menakutkan adalah “tabungan” hal buruk itu semakin menumpuk dan akan menjadi tabungan penyakit yang dapat datang tiba-tiba jika anda tidak waspada. Stroke dan serangan jantung dapat menyerang tanpa didahului gejala apapun, diabetes juga diam-diam merusak tubuh anda karena tidak menimbulkan gejala hingga terjadi komplikasi, kanker yang perlahan menggerogoti tubuh seprti parasit, penyakit tersebut dapat anda hindari jika anda berkomitmen mengurangi aktivitas duduk terlalu lama dari sekarang.

Apa dampak Terlalu Lama Duduk dan Kurang gerak ?

  1. Segera saat duduk Aktivitas enzim pemecah lemak berkurang 95%
  2. 1 jam setelah duduk Kolestrol jahat meningkat 0,02 mmol/L
  3. 2 jam setelah duduk Kolestrol baik menurun 20%
  4. Setelah 2 jam duduk Respon peningkatan gula darah terhadap makanan meningkat lebih dari 45%
  5. Setelah 24 jam duduk Sensitivitas insulin berkurang 39%
  6. Pembakan kalori berkurang 1 kcaL/menit
  7. Resiko obesitas meningkat (dikutip dari buku Say Goodbye to Heart Disesase pengarang Rakhmat Ari)

Untuk itu  segeralah gerakan badan Anda dengan melakukan berbagai aktivitas setelah 3 jam lama duduk didepan komputer atau meja Anda , Agar terhindari dari berbagai penyakit yang membahayakan. Namun jika hal ini sulit dilakukan kami sarankan untuk mengkonsumsi ICP Capsul 2 kapsul sebelum tidur agar peredan darah Anda yang seharian statis karena aktivitas duduk terlalu lama dapat terbantu kembali lancar.

icp-capsule-herbal-jantung-koroner
icp-capsule-herbal-jantung-koroner

Baca selengkapnya d artikel kami dengan judul :Cari Herbal Jantung Koroner Jantung ICP Capsule Harga Murah ?