Home | Kesehatan | Info Kehesatan | Pencegahan Stroke dengan Buah dan Sayuran

Pencegahan Stroke dengan Buah dan Sayuran

Muarafarma.com akan memberikan informasi pencegahan stroke dengan buah dan sayuran. Setiap praktisi dan peneliti kesehatan setuju bahwa pencegahan stroke dengan buah-buahan dan sayuran adalah strategi yang paling masuk. Tapi pertanyaannya adalah:

Bagaimana buah-buahan dan sayuran membantu kita dalam mencegah stroke?
Buah dan sayuran apa saja yang terbaik untuk pencegahan stroke?

Lebih dari dua dekade lalu, para peneliti menemukan bahwa banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dapat mencegah stroke dan mengurangi kerusakan sel jika serang stroke telah terjadi.

Peneliti Inggris di Cambridge University menemukan bahwa orang tua yang banyak makan sayuran hijau dan buah-buahan segar memilki risiko yang kecil meninggal karena penyakit stroke. Bahkan sebuah studi di Norwegia menemukan bahwa pria yang banyak makan sayuran memiliki risiko 45% lebih rendah terkena stroke.

PENCEGAHAN STROKE DENGAN WORTEL

pencegahan stroke dengan wortelSebuah penelitian bersekala besar yang melibatkan 90.000 perawat wanita selama delapan tahun dilakukanan di Universitas Harvard untuk mengetahui efek wortel untuk pencegahan stroke, hasilnya sangat luar biasa dengan memakan wortel setidaknya lima kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko terkena penyakit stroke sebesar 68% persen.

Pada penelitian sebelumnya menemukan dengan mengkonsumsi setengah batang wortel setiap hari dapat menurunkan risiko terkena stroke sebesar 40%. Hal ini dikarenankan kandungan vitamin A dan beta karoten yang tinggi dalam wortel. Selain itu wortel juga mangandung antioksidan yang kuat untuk melawan radikal bebas.

Beta karoten yang terkandung dalan worten dipercaya dapat menghambat pembentukan plak dan pembekuan darah pada arteri. Beta karoten juga dapat mencegah kolesterol menjadi racun dan yang lebih luar biasa adalah sebuah penelitian menyatakan penderita stroke akan sangat membutuhkan banyak beta karoten dan vitamin A dalam aliran darahnya.

Menurut peneliti Belgia di University of Brussels menyatakan Vitamin A dapat mencegah kematian atau kecacatan akibat serangan stroke. Pasien stroke dengan jumlah vitamin A diatas rata-rata dan juga beta karoten memiliki lebih banyak peluang untuk bertahan hidup setelah terserang stroke dan mengakami sedikit kerusakan neurologis serta dapat sembuh total.

Alasannya, ketika otak kita mengalami kekurangan oksigen – seperti saat terkena stroke – dalam waktu lama, maka sel otak akan mengalami malfungsi yang pada akhirnya mengakibatkan kerusakan oksidatif bahkan kematian pada sel-sel saraf. Namun jika Anda memiliki banyak vitamin A dalam darah kerusakan dan kematian sel otak dapat terminimalisir.

Makanan yang kaya beta karoten selain wortel adalah sayur-sayuran berdaun hijau gelap, seperti bayam, sawi dan kangkung, serta sayuran berwarna oranye gelap seperti kentang dan labu.

PENCEGAHAN STROKE DENGAN BUAH DAN SAYURAN KAYA KALIUM

pencegahan stroke dengan buah dan sayuran

Menkonsumsi satu porsi makanan kaya kalium setiap hari dapat mengurangi risiko stroke sebesar 40%. Angka ini di dapat dari sebuah penelitian dengan menganalisa pola makan sekitar 859 pria dan wanita diatas usia 50 tahun.

Para peneliti menemukan mereka yang rutin mengkonsumsi setidaknya 1.950 mg makanan berkalium memiliki risiko lebih rendah menderita stroke. Para peneliti menyimpulkan bahwa dengan setiap tambahan 400 mg kalium setiap hari dalam makanan, risiko tekena stroke berat turun 40%. Dan ini menjadi salah satu alasan yang sangat baik untuk melakukan pencegahan stroke dengan buah-buahan dan sayuran.

Beberapa sumber makanan yang banyak mengandung kalium antara lain: pisang, semangka, alpukat, tomat, kelapa, jeruk, stroberi dan bauh apel.

Anda dapat menemukan tambahan 400 mg kalium dalam makanan berikut:

  • 1/2 cangkir sayur bayam segar (423 mg)
  • 1/2 cangkir sayur bit hijau segar (654 mg)
  • 1 cangkir jus tomat (536 mg)
  • 1 cangkir jus jeruk segar (472 mg)
  • 1/4 melon (412 mg)
  • 1/2 cangkir biji labu (446 mg)
  • 2 wortel (466 mg)
  • 1/2 cangkir ubi jalar (455 mg)
  • 1 cankir susu skim (418 mg)
  • 1/2 alpukat (742 mg)
  • 1 pisang (451 mg)
  • 60 g. almond (440 mg)
  • 30 g. kedelai panggang (417 mg)
  • 480 g. kentang panggang tanpa kulit (512 mg)
  • 480 g. kentang panggang dengan kulit (844 mg)
  • 1/2 cangkir kacang panggang (613 mg)

BAGAIMANA KALIUM MEMBANTU DALAM PENCEGAHAN STROKE

Kalium adalah bahan kimia yang sangat penting bagi berfungsi sel dalam tubuh termasuk sistem saraf dan otot sel selain itu juga penting untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dalam keadaan stabil, rendahnya tingkat kalium dalam darah dapat menyebabkan kram dan melemahnya otot.

Kita tahu bahwa makanan tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekan darah, tapi selain mempunyai efek untuk menurunkan tekanan darah, kalium juga mempunyai khasiat dalam pencegahan stroke, menurut Dr Loius Tobian, Jr pakar hipertensi dari University of Minnesota makanan yang mengandung kalium tinggi dapat membuat dinding arteri tetap elastis dan berfungsi dengan normal, sehingga pembuluh darah terhindar dari kerusakan akibat tekanan darah tinggi.

Penyebab penyakit stroke sama dengan penyebab penyakit jantung dan tekanan darah tinggi, maka makanan yang membantu mencegah penyakit jantung dan hipertensi juga bisa digunakan untuk pencegahan stroke.

Baca juga : Cara Mencegah Penyakit Stroke

Scroll To Top