Home | Kesehatan | Tips Kesehatan | Tips Mengatur Pola Makan Agar Tubuh Selalu Sehat

Tips Mengatur Pola Makan Agar Tubuh Selalu Sehat

Makanan Sehat bebas Penyakit DegeneratifTips Mengatur Pola Makan Agar Tubuh Selalu Sehat

muarafarma.com– Kemajuan teknologi yang begitu pesat dan canggih pada abad 20 – 21 telah memberi kemudahan dan kenikmatan materi yang luar biasa banyaknya bagi umat manusia. Namun dibalik kenikmatan itu, juga membawa sedikit banyak dampak negatif terhadap jiwa dan raga manusia, salah satunya adalah mengatur menu dan pola makan dalam keseharian.

Manusia zaman sekarang umumnya lebih suka kenikmatan duniawi daripada menumpuk kebajikan. Sekarang manusia lebih suka menikmati makanan berlemak yang enak dan lezat. Lihat saja food court di mal-mal sealu dipenuhi oleh pengunjung yang asik menikmati makanan siap saji (junk food). Bisa dikataka, pola makan manusia sekarang sudah menjadi tidak sehat lagi, bahkan cenderung merusak kesehatan. Salah satu akibat dari gaya hidup yang tidak sehat ini bisa dilihat dari semakin banyaknya anak-anak yang berat badannya melebihi berat badan normal, alias kegemukan atau obesitas.

Pada zaman modern ini, tersedia banyak makanan siap saji yang menggoda seleram seperti makanan ayam dan kentang yang digoreng dengan minyak yang sangat panas (220C) agar terasa garing dan renyah di mulut. Tak bisa disangkal makanan yang digoreng memang enak rasanya. Namun sayangnya minyak goreng yang ektra panas itu kera[ kali pakai berhari-hari atau dipakai berulang kali. Menurut hasil penelitian, makanan daging, ayam , ikan yang digoreng dengan minyak ekstra panas (220 C) atau dibakar sampai sebagian hangus terbakar atau mengarang mengandung zat karsinogen (zat penyebab kanker).

baca :  Obat Herbal Stroke Alami ICP Capsule

Makanan yang ada dipasaran sekarang banyak yang mengandung zat kimia tambahan (MSG, zat pewarna, bahan pengawet, perisa jeruk, perisa strawbery, penambah rasa kaldu ayam atau sapi dan sabagainya) Sof drink yang berwarna coklat bening sampai menjad berwarna coklat menggunakan zat warna karamel, yaitu gula pasir yang digosongkan sampai menjadi warna coklat. Konon caramel ini adalah salah satu zat carsinogen yang sedang diteliti FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat.

Manusia zaman sekarang sudah banyak meninggalkan makanan tradiosional yang banyak menggunakan sayur mayur tempe, tahu dan rempah alami. Mereka lebih suka dan menggemari makanan siap saji (junk food) yang gurih dan berlemak. Makanan dengan tambahan zat kimia ini tidak sehat dikonsumsi.

Makan yang baik adalah berhenti sebelum kenyang atau sekitar 80 persen kenyang. Jadi kekosongan 20-30% perut yang terlalu kenyang tidak baik untuk kesehatan.

Baca :

7 Cara Menurunkan Kelebihan Garam Tubuh !

Dalam penelitian, ilmuwan menemukan rahasia panjang umur lebih dari 100 tahun yaitu di sardinia italia. Menu yang mereka santap setiap hari kaya akan nutrisi dari bahan alami, seperti sayuran segar yang baru diambil dari ladang. Sayuran segar tersebut biasanya disajikan . Sayuran segar tersebut biasanya disajikan dengan dicampur dengan minyak zaitun, jus lemon, bawang putih dan rempah lainnya. Menu makanan mereka kaya akan protein dari susu dan keju dan hanya sedikit menggunakan garam, gula dan daging.
Kebanyakan dari mereka makan daging hanya satu atau dua kali dalam seminggu. Biasanya berupa selembar daging tipis daging kambing, atau daging khas babi, minyak ikan atau kerang dicampur dengan banyak sayuran segar dan disajikan diatas piring makan mereka. Dalam kultur masyarakat Sadinia, anggur merah selalu disajikan diatas meja makan dan diminum bersama sepotong roti kecil keju kambing.

Menurut hemat saya, kita boleh makan apa saja yang kita suka asalkan tidak berlebihan atau tidak mengonsumsinya setiap hari. Misalnya kita ingin menikmati sate kambing, makanlah 2-5 tusuk saja. Jika ingin sop kambing, makan satu mangkuk kecil sudah cukup, dan jangan menyantap makanan-makanan seperti ini terlalu sering , apalagi setiap hari. Takut makan lebih bernahaya daripada makannya sendiri. Peganglah prinsip pola makan sehat, yaitu tidak makan berlebihan karena semua yang berlebihan itu tidak baik !.

Pola makan demikian ini baik :”sarapan bergizi , makan siang cukup, dan makan malam sedikit” Setelah tidur semalaman, semua makanan disusu sudah dicerna habis, maka lambung kita terbuka menyambut makanan yang baru masuk. Sarapan bergizi yang masuk akan diserap secara maksimal.

Bagi pelajar, mahasiswa dan pekerja jangan lupa untuk sarapan. Karena beraktivitas dari pagi sampai siang memerlukan energi yang cukup. Energi ini membantu kita berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran, kuliah di kelas bekerja dikantor. Siang hari energi kita sudah menipis, maka makan siang perlu untuk menambah energi yang sudah dikeluarkan dan untuk melanjutkan aktifitas sampai sore hari. Karena malam biasanya  tidak ada aktivitas, anya perlu tidur, tidak mengeluarkan banyak energi, maka makan malam sedikit saja sudah cukup misalnya makan buah atau semangkuk sup atau makanan ringan yang lain untuk menghindari menimbun lemak didalam tubuh. Makan besar pada malam hari tidak baik untuk kesehatan.

 

 

Scroll To Top
Share